WAKA PUSKOMLEKAD BUKA DIKCABPA KOMLEK INI PESAN KAPUSKOMLEKAD

WAKA PUSKOMLEKAD BUKA DIKCABPA KOMLEK INI PESAN KAPUSKOMLEKAD

Cimahi – Waka Puskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos, M.Tr.(Han)., M.Kom., resmi membuka Pendidikan Kecabangan Perwira Komunikasi dan Elektronika (Dikcabpa Komlek) Tahun Anggaran 2025 di Pusdikkomlek Puskomlekad, Kota Cimahi, Selasa (28/10).

Upacara pembukaan Dikcabpa Komlek diikuti oleh 49 orang Perwira Siswa terdiri dari 36 orang abituren Pendidikan pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AD Gelombang II dan 13 orang abituren Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) Tahun Anggaran 2025. Upacara pembukaan juga dihadiri Komandan Pusdikkomlek Kolonel Cke M. Anom Kartika, S.I.P., Pejabat Utama Puskomlekad dan civitas akademika Pusdikkomlek.

Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., dalam amanatnya yang disampaikan oleh Waka Puskomlekad selaku Inspektur Upacara mengucapkan selamat datang kepada para Perwira Siswa di Lembaga Pendidikan Pusat Pendidikan Komunikasi dan Elektronika Puskomlekad seraya berharap untuk tetap semangat dalam belajar dan berlatih.

Dijelaskannya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang didorong oleh kemajuan pesat teknologi digital seperti internet, media sosial dan perangkat mobile yang telah mengubah cara kita berinteraksi, bekerja dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Setiap orang dengan mudah berkomunikasi tanpa batas dan mengakses data dan informasi di ruang publik dunia maya hanya melalui jaringan internet yang terhubung dengan alat komunikasi atau komputer dan sejenisnya.

Selain itu, kemajuan teknologi juga telah merubah konsep medan pertempuran yang sebelumnya terbatas pada domain fisik seperti darat, laut dan udara, kemudian bertambah ruang angkasa, ruang siber dan spektrum elektromagnetik yang membuka bentuk-bentuk ancaman baru dan berpotensi mengganggu dan mengancam kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara.

Hal ini, menurutnya, menuntut warga Korps Komlekad untuk meningkatkan kemampuan peperangan elektronika (Pernika/electronic warfare) secara maksimal dan mendayagunakan komando, kendali, komunikasi, komputerisasi, siber, informasi, pengamatan dan penginderaan (K4SIPP) guna memperbesar daya tempur pasukan sendiri dan memperlemah daya tempur pasukan musuh.

Untuk itu, ia berharap perlunya melakukan transformasi teknologi dan inovasi dengan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kemampuan untuk memanfaatkan berbagai lompatan teknologi informasi dan komunikasi di era digital seperti saat ini.

Almunus Akmil 1993 itu juga mengingatkan tentang fungsi Komlekad pasca terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 84 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Perpres RI Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.

Adapun fungsi Puskomlekad yang sedang dibangun melalui grand design adalah menyelenggarakan sistem komunikasi dan elektronika (Siskomlek), sistem peperangan elektronika (Sispernika), sistem pengamatan dan penginderaan elektronika (Sismatindralek), sistem pemeliharaan material (Sisharmat), sistem komando kendali dan informasi (Siskodal Info) dan sistem elektronika (Sislek).

Lebih lanjut, Mayjen Iroth Sonny Edhie meminta untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti pendidikan dengan menyimak dan menyerap berbagai materi yang akan diberikan, tanyakan apabila ada hal yang tidak dimengerti dan pahami sehingga keluar dari lembaga pendidikan siap bekerja dan berkarya untuk kemajuan Komlekad di satuan tempat kalian bertugas.

Kapuskomlekad juga menginstrukasikan kepada Komandan Pusdikkomlek untuk mendidik dan melatih para Perwira Siswa sesuai dengan kurikulum dan tujuan pendidikan yang telah ditentukan secara profesional dan proporsional.