Validasi Organisasi Bengpushub Pushubad Langkah Strategis Menjawab Tantangan Tugas Komlekad

Validasi Organisasi Bengpushub Pushubad Langkah Strategis Menjawab Tantangan Tugas Komlekad

Jakarta – Kapushubad, Mayjen Iroth Sonny Edhie, M.H.I didampingi Dirdok Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Teguh Puji Raharjo memimpin rapat Uji Naskah (UN) 1 Validasi Orgas Bengpushubad. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama Pushubad, Itjenad, Srenaad, Sintelad, Sopsad, Slatad, Spersad, Slogad, Sterad, Sdirdok Kodiklatad, serta para Dirbin dan Kasub Pus/Cab/Fung. Jumat (11/4/2025).

Validasi Organisasi ditujukan untuk penyempurnaan organisasi agar dapat menyelesaikan tugas yang diembannya dihadapkan pada situasi dan tantangan terkini. Demikian halnya dengan validasi organisasi Bengpushubad yang dilakukan sebagai konsekuensi logis atas transformasi Nomenklatur Korps Perhubungan (CHB) menjadi Korps Komunikasi dan Elektronika (CKE) yang telah diberlakukan berdasarkan Keputusan Kasad Nomor Kep/145/II/2024 tanggal 28 Februari 2024 dan Perubahan Lambang Korps Komlekad sesuai Keputusan Kasad Nomor Kep/673/XI/2024 tanggal 1 November 2024.

Selain itu, perubahan juga diberlakukan pada lambang Corps yang dinilai akan membawa semangat baru yang memberikan impact positif dan signifikan terhadap kebanggaan dan kepercayaan diri seluruh insan prajurit Komlek TNI Angkatan Darat (esprit d’corps), dengan harapan akan tercermin dalam optimalnya kemampuan dan kinerja setiap prajurit dan Satuan Komlek untuk mendukung pelaksanaan Tugas Pokok TNI AD.

Sebagai Korps yang sarat dengan tugas di bidang teknologi komunikasi dan elektronika, Korps Komlek TNI AD dituntut untuk terus melakukan transformasi teknologi dan SDM sehingga mampu memahami dan memanfaatkan lompatan di bidang teknologi informasi, teknologi nano, dan teknologi kecerdasan buatan, agar siap mengantisipasi strategi dan taktik baru dalam pertempuran masa depan.

Urgensi perubahan Orgas Bengpushub Pushubad menjadi hal yang sangat prioritas berkaitan dengan dinamika perkembangan teknologi dan modernisasi Alkomlek dimana saat ini sudah masuk dalam era digitalisasi dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dikenal dengan Era Revolusi Industri (4.0) atau yang disebut dengan Cyber Physical System seperti kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, computer kuantum, bioteknologi, Internet of Thing, percetakan 3D, dan kendaraan tanpa awak dan Era Society (5.0). Hampir semua aspek kehidupan akan selalu berbasis digital, untuk itu Bengpushub Pushubad harus segera menyesuaikan dengan kebutuhan alat-alat yang berbasis digital atau sistem elektronika teknologi modern, yaitu merubah fungsi Bengpushub agar mampu mengaplikasikan konsep MRO (Maintenance, Repair and Overhaul) atas semua perangkat Komlek yang menjadi tanggungjawab Pushubad.

Hal ini sangat penting agar ke depan Bengpushub Pushubad mampu melaksanakan pemeliharaan terhadap Alutsista Komlek yang semakin modern dan berteknologi tinggi yang tersebar di berbagai Satuan dan Kecabangan TNI AD serta mampu menjaga kesiapan materiil Komlek dalam mendukung tugas-tugas Satuan TNI AD.

Dalam sambutannya, Mayjen Iroth Sonny Edhie M.H.I. berharap seluruh peserta yang hadir memberikan masukan yang bersifat membangun sehingga Bengpushub Pushubad menjadi lebih baik, dapat menjawab tantangan kekinian dan mampu mendukung setiap tugas yang menjadi tanggungjawabnya.