Sosialisasi Interoperabilitas Siskom TNI AD Via Focus Group Discussion

Sosialisasi Interoperabilitas Siskom TNI AD Via Focus Group Discussion

Sosialisasi Interoperabilitas Siskom TNI AD Via Focus Group Discussion (FGD)

Jakarta, Kapushubad, Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, pimpin Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka sosialisasi, sekaligus untuk mendapatkan masukan terkait konsep Interoperabilitas sistem komunikasi (Siskom) TNI AD. Selasa (05/11/2024)

Konsep interoprabilitas Siskom disusun untuk mengintegrasikan berbagai perangkat dan sistem komunikasi yang berbeda, sehingga memungkinkan terjadinya transaksi data secara langsung, namun terjamin keamanannya.

Interoperabilitas Siskom merupakan tantangan yang harus dijawab oleh Pushubad sebagai pengampu komunikasi dan elektronika di lingkungan TNI AD dan jajarannya.       .

Di era teknologi modern sekarang ini Siskom telah menjadi prioritas bagi setiap organisasi, bukan saja berlaku bagi TNI, tetapi juga berlaku di semua Lembaga. Mereka menempatkan Siskom sebagai "urat nadi" yang sangat menentukan tingkat keberhasilan pelaksanaan setiap tugas dan operasional organisasi yang bersangkutan.

Oleh karenanya, FGD tentang konsep interoperabilitas Siskom menjadi salah satu wahana sosialisasi sekaligus sebagai media untuk menyerap aspirasi agar konsep interoperabilitas Siskom TNI AD dapat lebih sempurna dan bisa dioperasionalkan.

Tidak tanggung-tanggung dalam FGD kali ini Pushubad mengundang beberapa praktisi teknologi komunikasi dan elektronika serta siber untuk membahasnya. Tampak Brigjen TNI Bondan, Brigjen TNI Zakaria, dan utusan dari unsur kecabangan serta perwakilan dari PT. Len terlibat diskusi interaktif yang membangun.

Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie dalam sambutannya menyampaikan, "Sistem komunikasi yang terintegrasi dengan baik sangat penting untuk kelancaran koordinasi dan pengambilan keputusan dalam setiap operasi militer. Oleh karena itu, diskusi ini sangat penting untuk memastikan bahwa teknologi dan sistem yang kita miliki dapat bekerja secara optimal dan saling mendukung."

Selain itu, kolaborasi antar satuan di lingkungan Angkatan Darat, serta kebutuhan untuk terus memperbarui dan mengembangkan teknologi komunikasi menjadi keniscayaan. Dengan sistem komunikasi yang handal, Siskodal info yang terintegrasi untuk mendukung operasi TNI AD, akan lebih siap dalam menghadapi tantangan dan ancaman yang semakin kompleks di masa mendatang.

Kapushubad berharap, melalui FGD ini dapat menghasilkan rumusan strategi dan kebijakan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan mendukung kesiapan operasional TNI AD di berbagai situasi. Diskusi yang dilakukan juga menjadi salah satu upaya penting dalam memastikan bahwa TNI AD senantiasa siap menghadapi tantangan di era digital saat ini.