KOMANDAN PUSDIKKOMLEK BUKA DIKPA SECURITY ANALYST CYBER

KOMANDAN PUSDIKKOMLEK BUKA DIKPA SECURITY ANALYST CYBER

Cimahi – Kepala Puskomlekad mengucapkan selamat datang kepada Perwira Siswa Pendidikan Perwira (Dikpa) Security Analyst Cyber Tahun Anggaran 2025 di Pusat Pendidikan Komunikasi dan Elektronika Puskomlekad.

Demikian disampaikan Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., mengawali amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Pusdikkomlek Kolonel Cke M. Anom Kartika, S.I.P., saat membuka Dikpa Security Analyst Cyber di gedung Dharma Caraka Pusdikkomlek Puskomlekad Kota Cimahi, Selasa (28/10/2025).

Program pendidikan Dikpa Security Analyst Cyber akan dilaksanakan selama delapan minggu ke depan ini diikuti oleh 20 orang Perwira Siswa dari berbagai kecabangan satuan TNI AD. Upacara Pembukaan Dikpa juga dihadiri oleh Dirbindiklat Puskomlekad, Dirbindiklat Pussansiad, para pembina dan tenaga pendukung pendidikan lainnya.

Lebih lanjut, Kapuskomlekad mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 84 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Perpres RI Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. Dalam Perpres RI ini terdapat perubahan nomenklatur Puskomlekad dan penambahan satuan Badan Pelaksana Pusat TNI AD seperti Pusat Siber TNI Angkatan Darat yang saat ini masih tergabung dalam satuan Pusat Sandi dan Siber TNI Angkatan Darat (Pussansiad).

“Dalam Perpres tersebut juga disebutkan tugas khusus Pusat Siber TNI Angkatan Darat untuk menyelenggarakan pembinaan personel dan fungsi siber dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat,” jelasnya.

Menurut Mayjen Iroth Sonny Edhie, fungsi tersebut tentunya berkaitan erat dan beririsan dengan fungsi Komlekad dalam upaya mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat, yakni mewujudkan grand design komando, kendali, komputerasi, komunikasi, siber, informasi, pengamatan dan penginderaan (K4SIPP) dan komando, kendali, komputerasi, komunikasi, siber (K4S) Pernika yang handal, modern dan adaptif.

Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan Dikpa Security Analyst Cyber tahun 2025 dilaksanakan di Pusdikkomlek Puskomlekad karena memiliki fungsi yang sama yaitu fungsi siber.

Ia juga membeberkan bahwa pendidikan Dikpa Security Analyst Cyber sangat penting dan krusial di era digital, karena dengan memiliki pengetahuan tentang siber, maka akan mengetahui tentang ancaman siber dan teknik ataupun strategi untuk melindungi diri sendiri serta organisasi dari ancaman serangan siber itu sendiri.

Security Analyst Cyber dapat diterapkan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) maupun dalam Operasi Militer Untuk Perang (OMP) untuk mendeteksi dan menganalisa ancaman, melindung sistem dan jaringan, mengamankan data komputer dan program, serta mencegah serangan siber (cyberattack) dan kemampuan untuk mengelola risiko yang dapat membahayakan sistem dan jaringan militer yang berdampak negatif pada operasi militer.

Untuk itu, tanggung jawab utama dari para Perwira Siswa ke depan dalam menjaga keamanan siber dan teknologi militer adalah mampu menyediakan perlindungan bagi sistem informasi dan komunikasi militer.

Mengakhiri amanatnya, Kapuskomlekad meminta kepada Danpusdikkomlek beserta civitas akademika untuk mendidik dan melatih para Perwira Siswa agar memiliki pengetahuan dan kemampuan dibidang Security Analyst Cyber sesuai dengan kurikulum dan tujuan pendidikan secara professional dan proporsional.