KAPUSKOMLEKAD JADI NARASUMBER ACARA NASIONAL TECHNOLOGY SUMMIT 2025
Jakarta – Kepala Puskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., menjadi pembicara pada forum National Technology Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Linknet bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di The Hall Kasablanka Kecamatan Tebet Kota Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2025).
National Technology Summit 2025 merupakan wadah strategis yang mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, inovator dan komunitas untuk membahas masa depan teknologi, mendorong konektivitas berkelanjutan, serta membangun ekosistem digital yang lebih inklusif.
Forum ini mengusung tema “We LINK The Nation for a Sustainable Future” yang digunakan sebagai ruang dialog lintas sektor terkait penerapan teknologi yang tidak hanya mendorong efisiensi bisnis, tetapi dapat memberikan dampak sosial nyata kepada masyarakat mulai dari green technology, smart cities hingga pengembangan talenta digital, pengembangan talenta digital, hingga inovasi berbasis keberlanjutan.
Kapuskomlekad hadir sebagai narasumber dalam sesi Advancing Sustainable Network Technology to Linking the Nation untuk memberikan wawasan tentang strategi memajukan teknologi jaringan berkelanjutan untuk mewujudkan pemerataan akses internet dan berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung tercapainya visi bersama dalam mewujudkan masa depan digital yang berkelanjutan.
Dijelaskannya, konsep pertahanan negara Indonesia adalah sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) yang melibatkan semua kompenen bangsa tidak hanya militer untuk mengamankan negara.
Hal itu, menurutnya, memerlukan kolaborasi semua komponen anak bangsa baik warga sipil maupun militer (TNI,red), karena konsep pertahanan negara harus ada dukungan kuat dari masyarakat temasuk conectivity kerja sama antara warga sipil, militer dan komponen pendukung lainnya untuk mendukung pertahanan negara.
Mayjen Iroth Sonny Edhie juga menyampaikan bahwa green technology merupakan salah satu prioritas TNI AD, di mana saat ini teknologi IT yang digunakan sebenarnya memang sudah green technology seperti menggunakan solar panel dan sistem baterai dalam mendukung operasi di wilayah Papua.
Sistem IT berbasis jaringan, claud dan sistem radio internet protokol juga dapat mengurangi emisi, karena dengan menggunakan radio maka virtual meeting dilakukan dengan Vicon sehingga mengurangi lalu lintas prajurit yang bergerak menggunakan kendaraan. Sebagian besar komunikasi menggunakan komunikasi radio, meeting menggunakan zoom meeting termasuk pengirim data, informasi dan video juga menggunakan network jaringan.
“Jadi sebenarnya TNI AD sudah mengarah ke Green technology sejalan dengan konsep pertahanan negara millenium development goals (MDGs),” tegasnya.
Kapuskomlekad juga menerima anugerah penghargaan kategori kolaborasi dan kerja sama (category collaboration and innovation catalyst) yang langsung diserahkan oleh Presiden Director and Ceo Linknet Kanishka Gayan Wickrama pada gelaran gala dinner dan award di tempat yang sama.
Forum National Technology Summit 2025 ini juga diisi dengan melakukan seremoni penandatanganan kerja sama strategis dengan para mitra sebagai bagian dari komitmen Linknet untuk memperkuat ekosistem digital nasional.

