Kapuskomlekad Berikan Pengarahan Strategis Kepada Para Kakomlek Kotama

Kapuskomlekad Berikan Pengarahan Strategis Kepada Para Kakomlek Kotama

Jakarta – Kapuskomlekad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., mengucapkan selamat atas perubahan nomenklatur dari Pusat Perhubungan TNI Angkatan Darat (Pushubad) menjadi Pusat Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Darat (Puskomlekad) berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 84 Tahun 2025 tentang Perubahan Susunan Organisasi TNI yang memberikan dampak internal dan signifikan khususnya terhadap perubahan fungsi dan peran serta organisasi Puskomlekad dan jajaran.

Demikian disampaikan Kapuskomlekad mengawali pengarahannya melalui Video Conference (Vicon) kepada para Kakomlekad Kotama di ruang Command Center Puskomlekad Jakarta Barat, Selasa (26/8/2025).

Dalam acara pengarahan tersebut, Kapuskomlekad didampingi Waka Puskomlekad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., Ir Puskomlekad Brigadir Jenderal TNI Indra Gumay Fitri, para Direktur dan Pejabat Utama Puskomlekad.

Lebih lanjut, Kapuskomlekad mengingatkan tranformasi nomenklatur tersebut akan berdampak pada apa yang harus dilakukan oleh seluruh Satuan Komlekad untuk menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, modern dan serba digital di era teknologi revolusi industri 4.0. sesuai dengan fungsi Komlekad baik pada masa perang (Operasi Milter Perang/OMP) maupun masa damai (Operasi Militer Selain perang/OMSP).

Adapun fungsi Komlekad pasca perubahan nomenklatur antara lain menyelenggarakan Sistem Jaringan, Sistem Komunikasi dan Elektronika (Siskomlek), Sistem Peperangan Pernika (Sispernika), Sistem Pemeliharaan dan Perawatan (Sisharwat), Sistem Konbekharstal, Sikodal Info dan Sistem Elektronika (Sislek). Sedangkan peran Komlekad dalam pertempuran yaitu sebagai Sistem Komando dan Kendali Informasi (Siskodal Info), Perlindungan, dukungan, tembakan, manuver, intelijen tempur dan kepemimpinan dimana semua peran itu erat kaitannya dengan ruang spektrum elektromagnetik (digital dan elektromagnetik) sebagai totalitas pertempuran yang memberikan efek cepat, tepat, akurat dan real time bagi seorang pimpinan dalam menentukan dan mengambil kebijakan pada pertempuran.

Peran Komlek ini selaras dengan Motto Komlekad yaitu “Mendominasi Ruang Spektrum Elektromagnetik adalah Inti Kekuatan Komlekad”.

Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie juga menegaskan membangun sistem komunikasi dan elektronika yang ideal harus memiliki kemampuan interoperability untuk menghadapi setiap ancaman, tantangan dan dinamika peperangan serta perubahan dimensi peperangan dengan mengedepankan teknologi eletronika sebagai pengganda dan memperkuat elemen tempur sendiri dan melemahkan elemen tempur lawan melalui konsep Komando, Kendali, Komunikasi, Komputerisasi, Siber, Informasi, Pengamatan dan Penginderaan Elektronika (K4SIPP/C5ISR) yang menghasilkan Siskodal Info Terpadu/Totalitas Kodal.

Proyeksi TNI AD dalam pembangunan Siskomlek adalah mengintegrasikan Sistem Komando dan Pengendalian Terpadu atau Integrated Command and Control System (ICCS) dalam rangka mewujudkan K4SIPP dimana Battlefield Management System (BMS) Personel, sistem Pernika, Drone, Satelit dan Radio terhubung dengan BMS Posko yang berada dibawah kendali pimpinan.
Hal itu sejalan dengan Visi Komlekad yaitu terwujudnya K4SIPP dan K4S Pernika yang handal, modern dan adaptif serta terbentuknya postur prajurit teknologi yang profesional, unggul dan berkarakter dalam mendukung tugas pokok operasi matra darat.

Guna mewujudkan Visi Komlek tersebut, maka perlu dilakukan Pembangunan Grand Design Siskomlek secara terstruktur dan berkelanjutan baik bidang organisasi, personel, gelar Pernika, gelar Komlek, gelar Siskodal Info, gelar Sislek dan Konbekharstal, karena Siskomlek selain merupakan tulang punggung dan urat nadi pertempuran juga dapat memperkuat elemen pertempuran pasukan sendiri.

Selain itu, mantan Komandan Pussansiad itu juga menyoroti tentang fungsi Komlekad yang sebelumnya melaksanakan fungsi pelayanan dan dukungan secara terbatas, namun dalam postur terbaru mengalami peningkatan yakni fungsi layanan, fungsi dukungan dan fungsi operasi yang dapat dilakukan pada OMP maupun OMSP.

Untuk itu, ia mengisntruksikan kepada seluruh Kepala Komlek Kotama untuk terus berupaya meningkatkan SDM personelnya di Satuan masing-masing dengan melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga akademik, BRIN dan Industri Pertahanan (Indhan) di daerah sehingga kapasitas dan kemampuan personel akan terus meningkat mengikuti perkembangan teknologi kekinian.

Kapuskomlekad juga meminta kepada Danpusdik Komlek sebagai pusat pendidikan harus mampu melahirkan prajurit Komlek baik Perwira, Bintara dan Tamtama yang unggul dan adaptif terhadap setiap perkembangan teknologi di era 4.0 dengan meningkatkan kompetensi SDM dan kurikulum pendidikan sesuai dengan tantangan tugas ke depan serta menyediakan fasilitas pendidikan yang representatif dan memadai sehingga dapat menambah semangat belajar dan berlatih para peserta didik.

Usai memberikan pengarahan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait dengan tantangan tugas komlekad ke depan yang semakin kompleks dan modern dihadapkan dengan kondisi satuan Komlek Kotama yang ada di daerah masing-masing.