KAPUSHUBAD SAMBUT KUNKER ASOPS KASAD DI YONHUB PUSHUBAD

KAPUSHUBAD SAMBUT KUNKER ASOPS KASAD DI YONHUB PUSHUBAD

Depok - Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops Kasad) Mayor Jenderal TNI Christian Kurnianto Tehuteru didampingi Waas Operasi Kasad Bidang Kesiapan Operasi Brigadir Jenderal Lalu Habiburrahman dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Perhubungan Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Yonhub Pushubad) di Kelurahan Jatijajar Kota Depok Jawa Barat, Rabu (30/7/2025).

Kunjungan ini dalam rangka meninjau pelaksanaan demo Siskodal Info Daerah Operasi yang disambut langsung oleh Kepala Pusat Perhubungan TNI Angkatan Darat (Kapushubad) Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., didampingi Waka Pushubad Brigadir Jenderal TNI Dede Mulyana, S.Sos, M.Tr.(Han)., Direktur Kecabangan Pushubad Brigadir Jenderal TNI Hartum Sadmaja dan para Pejabat Utama Pushubad.

Dalam sambutannya, Kapushubad Mayor Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie menyampaikan peran Komlek dalam pertempuran adalah mendominasi ruang spektrum elektromagnetik. Peran ini terbagi menjadi beberapa elemen penting yaitu sistem jaringan (Sisjaringan), sistem komunikasidan elektronika (Siskomlek), system komando kendali dan informasi (Siskodal Info), peperangan elektronika (Pernika), pengamatan dan penginderaan Elektronik, dan system pemeliharaan dan perawatan (Sisharwat) material perhubungan.

Secara keseluruhan, tujuan dari elemen-elemen ini adalah untuk memperkuat elemen tempur sendiri dan melemahkan elemen tempur lawan melalui konsep K4SIPP/C5ISR (Siskodal Info Terpadu/Totalitas Kodal) yang menekankan pada interoperabilitas.

Pada kesempatan ini, Asops Kasad dan rombongan menerima Demonstrasi Sistem Komando Kendali dan Informasi (Siskodal Info) di daerah operasi yang menampilkan berbagai teknologi alat komunikasi yang terintegrasi melalui system ICCS (Integrated Command and Control System) TNI AD dengan protocol Tactical Data Link CY 16 H, pada berbagai tingkatan yang meliputi level strategis, level operasi dan level taktis.

Adapun level strategis yaitu bagaimana informasi vital dari area operasi yang dikumpulkan melalui berbagai perangkat komunikasi jarak jauh dan satelit, dapat diintegrasikan dan disajikan untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat komando tertinggi. Level operasi yang menunjukkan kemampuan komando dan pengendalian pasukan di lapangan, mengoordinasikan gerakan dan aksi unit-unit tempur menggunakan radio taktis generasi terbaru, sistem komunikasi data terenkripsi, dan repeater otomatis.

Sedangkan level taktis yaitu mengilustrasikan bagaimana personel di garis depan dapat mengirim dan menerima data, memantau pergerakan musuh, dan mengoordinasikan serangan secara real-time melalui radio genggam digital, Battlefield Management System (BMS) personel, dan drone pengintai yang terintegrasi dengan jaringan komunikasi.

Usai peninjauan dan pengecekan material peralatan perhubungan, kegiatan diakhiri dengan diskusi mengenai dukungan Komlek di masa depan, baik untuk operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP) di Hub Station Yonhub Pushubad.