KAPUSHUBAD JADI PEMATERI TAMU DI POLTEKAD KODIKLATAD

KAPUSHUBAD JADI PEMATERI TAMU DI POLTEKAD KODIKLATAD

Malang – Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., menjadi Dosen Tamu di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025).

Kuliah yang mengangkat tema “Teknologi Elektronika Sebagai Faktor Pengganda Elemen Tempur Angkatan Darat” digelar di Aula Poltekad. Kegiatan pembelajaran ini dihadiri oleh Komandan Poltekad Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, S.E., M.M., beserta jajaran, Dirdikbindiklat Pushubad, Kahubdam V/Brawijaya dan diikuti oleh seluruh Mahasiswa Poltekad.

Usai memberikan kuliah, acara dilanjutkan dengan bincang-bicang di Wikan Smart Podcast Poltekad. Dalam podcastnya, Alumnus Akabari 1993 itu menjelaskan bahwa teknologi elektronika saat ini gencar dikembangkan oleh TNI AD. Teknologi elektronika dapat memperkuat dan meningkatkan bahkan melipatgandakan elemen tempur TNI AD, mengingat perkembangan teknologi elektronika saat ini sangat pesat dan berperan penting di semua bidang kehidupan termasuk di bidang pertahanan.

Terdapat empat hal mendasar yang harus dibangun terkait dengan pengembangan teknologi elektronika yaitu teknologi elektronika berbasis penginderaan atau sensor, sistem elektronika kendali dan sistem radar, sistem persenjataan serta sistem jaringan.

Semua sistem teknologi elektronika ini akan dapat memperkuat dan memberikan multiplayer efek terhadap enam elemen tempur TNI AD diantaranya bidang komunikasi dan elektronika yang meliputi Siskodalinfo, perlindungan, dukungan, tembakan, manuver, intelijen tempur dan kepemimpinan.

Hal itu sudah diterapkan seperti pada sistem senjata di Arhanud dan Armed yakni penggunaan Alutsista berbasis elektronik maupun sistem komando kendali dan informasi (Siskodalinfo) modern yang berbasis elektronik center.

“Ini sejalan dengan hakikat daya tempur TNI AD yaitu bagaimana memperlemah daya tempur lawan dan memperkuat daya tempur pasukan sendiri,” tegasnya.

Mayjen Iroth Sonny Edhie bangga memiliki Lembaga Pendidikan Poltekad dimana pada lembaga ini dididik SDM yang profesional dan unggul di bidang teknologi, termasuk memadukan kemampuan teknologi dengan taktik tempur yang tentunya tidak dimiliki oleh Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia.

“Poltekad ke depan tidak hanya menjadi lembaga yang mendidik secara akademis Prajurit TNI AD sebagai insan intelektual masa kini dan masa depan, namun juga sebagai lembaga kajian strategis teknologi elektronika dan mekanik terbaru, sehingga akan memperluas khazanah keilmuan dan ke dalaman materi yang diperoleh diimbangi dengan karakter yang kuat,” harapnya.

Kapushubad berharap Poltekad terus meningkatkan dan mengembangkan diri menjadi lembaga pendidikan akademis teknologi yang unggul dan profesioanal yang dibanggakan oleh TNI AD, terus berinovasi dan berkreasi sehingga mampu mencetak prajurit teknologi yang intuitif dalam menyelesaikan permasalahan.

“Kami tunggu karya bakti Mahasiswa untuk berbuat terbaik demi Angkatan Darat,” pungkas mantan Danpussansiad tersebut.