KAPUSHUBAD BUKA DIKLAPA KOMLEK TNI AD GEL II TAHUN 2025
Cimahi – Kapushubad Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie, M.H.I., secara resmi membuka Pendidikan Lanjutan Perwira Kecabangan Komunikasi dan Elektronika (Diklapa Komlek) TNI AD Gelombang II tahun 2025 yang diikuti oleh 20 orang Perwira Siswa Diklapa Komlek TNI AD.
Upacara pembukaan yang diselenggarakan di Gedung Dharma Caraka Pusdik Komlek Kota Cimahi Jawa Barat, Kamis (14/8) dihadiri Waka Pushubad Brigjen TNI Dede Mulyana, S.Sos., M.Tr.(Han)., Direktur Kecabangan (Dircab) Pushubad Brigjen TNI Hartum Sadmaja, Pejabat Utama Pushubad, Danpusdikhub Kolonel Cke M. Anom Kartika, S.I.P., serta para pembina dan tenaga pendidik serta undangan lainnya.
Kapushubad dalam amanatnya mengucapkan selamat datang kepada para Perwira Siswa Komlek TNI AD seraya berharap agar pendidikan selama empat bulan kedepan dapat dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar serta mencapai tujuan pendidikan secara optimal dengan hasil yang memuaskan.
Pada kesempatan tersebut, Kapushubad menyampaikan bahwa validasi organisasi dari Korps Perhubungan TNI AD (Chb) menjadi Korps Komunikasi dan Elektronia TNI AD (Cke) secara resmi sudah di umumkan oleh Presiden RI pada tanggal 10 Agustus lalu dengan Peraturan Presiden RI Nomor 84 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.
Lebih lanjut, Pati bintang dua itu menjelaskan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi dan digitalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan yang ditandai dengan kemajuan internet, perangkat komputer dan seluler serta media sosial yang memungkinkan komunikasi dan akses informasi yang lebih cepat dan luas, dan membentuk dunia tanpa batas.
Setiap orang dengan mudah berkomunikasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, mengakses dan menyebarkan data dan informasi di ruang publik dunia maya atau ruang siber (cyber space). Ruang digital juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan dunia maya (cyber crime) dengan berbagai bentuk kejahatan seperti phishing, serangan ransomware, cracking, One Time Password (OTP) fraud, kejahatan konten yang bersifat hoaks dan beberapa kejahatan lainnya.
Perkembangan kemajuan teknologi ini juga telah merubah konsep medan pertempuran yang sebelumnya terbatas pada domain fisik seperti darat, laut dan udara, kemudian bertambah ruang angkasa, ruang siber dan spektrum elektromagnetik. Hadirnya ruang angkasa, ruang siber dan spektrum elektromagnetik membuka bentuk-bentuk ancaman yang baru dan semakin sulit untuk diprediksi. Perkembangan ini tentunya berpotensi mengganggu dan mengancam kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara.
Semua potensi ini, lanjutnya, menuntut warga Korps Komlekad untuk terus meningkatkan kemampuan peperangan elektronika (electronic warfare) secara maksimal, dan mendayagunakan komando, kendali, komunikasi, komputerisasi, siber, informasi, pengamatan dan penginderaan (K4SIPP) guna memperbesar daya tempur pasukan sendiri dan memperlemah daya tempur pasukan musuh.
Untuk itu, ia berharap agar para Pewira Siswa untuk mengikuti pendidikan di Pusdik Komlek dengan serius dan bersungguh-sungguh, karena akan diberikan berbagai materi pengetahuan dan keterampilan baik teori dan praktek di bidang manajemen umum, dinas staf umum dan PPKM TNI AD, pembinaan latihan, manajemen operasi Pernika, Komlek, Konbekharstal, Siskodal info dan operasi siber serta dukungan Komlek secara mendalam.
Mayjen Iroth Sonny Edhie juga mengingatkan untuk melakukan transformasi teknologi dan inovasi dengan memanfaatkan peluang untuk memperbanyak literasi digital dan mengembangkan keterampilan teknologi di bidang informasi dan komunikasi, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta menyiapkan diri untuk memanfaatkan berbagai lompatan teknologi sesuai dengan perkembangan kemajuan teknologi yang serba modern dan kekinian.
Mengakhiri amanatnya, Kapushubad menginstruksikan Komandan Pusdik Komlek beserta civitas akademik Pusdik untuk mendidik, melatih dan memberikan bekal pengetahuan serta keterampilan ilmu Komlek sesuai dengan kurikulum dan tujuan pendidikan secara professional dan proporsional, sehingga kedepan melahirkan generasi penerus Korps Komlek TNI AD yang handal, tangguh dan adaftif yang dapat dibanggakan dan diandalkan dalam setiap pelaksaan tugas di seluruh satuan jajaran TNI AD.

